Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

11/07/2008

Mihajlovic Akan Minta Advis Mancini













Di awal pekan ini (3/11), Bologna menunjuk Sinisa Mihajlovic sebagai pelatih baru mereka. Ia dikontrak untuk menggantikan Danielle Arrigoni yang gagal mengangkat prestasi Rossoblu di awal musim ini. Bagi Mihajlovic, ini merupakan debutnya sebagai pelatih klub profesional.

Memang Mihajlovic sebelumnya pernah menimba ilmu dengan ‘magang’ sebagai asisten pelatih di inter Milan kala klub tersebut masih diarsiteki Roberto Mancini. Ia melakoni peran tersebut selama dua tahun sebelum kemudian Mancini didepak dan digantikan Jose Mourinho.

Sadar dirinya masih miskin pengalaman sebagai pelatih, Mihajlovic berniat untuk meminta saran dari Mancini, seputar profesi barunya tersebut. Memang, seperti Mihajlovic, Mancini pun memiliki karir yang hebat sebagai pesepakbola sebelum kemudian memutuskan menjadi pelatih.

“Ia (Mancini) paham benar atmosfernya. Kami telah berteman selama 20 tahun, ia sudah seperti saudara bagiku. Saya tentu akan meminta sarannya. Saya tidak malu untuk mengakuinya,” ucap Mihajlovic seperti dikutip Channel 4. “Selain itu, saya juga akan mengambil (ilmu) dari setiap pelatih yang pernah menanganiku. Untuk masa persiapan sebelum bertanding, Mancio adalah yang terbaik. Mengenai masalah manajemen, saya melihat kepada (Vujadin) Boskov, (Sven Goran) Errikson, dan (Carlo) Mazzone,”imbuhnya.

Saat ini Bologna masih menempati zona degradasi, namun mantan pemain Lazio ini yakin kalau tim tersebut masih berpeluang besar menyelamatkan diri. “Kami akan menyelamatkan diri. Untukku, itu merupakan suatu kepastian. Saya akan mulai bekerja lewat sisi psikologis mereka. Coba terangkan padaku, apa yang dimiliki Catania dan Atalanta, namun tidak kami miliki?” tegasnya.

Sosok yang selama merumput dikenal memiliki tendangan geledek, tidak yakin kalau minimnya pengalaman melatih akan menghambatnya. “Ini merupakan hal skeptis, Mungkin (Fabio) Capello juga mendapat banyak masalah di awal karir (melatih)nya. Namun saya tahu bagaimana mengatasinya, dan kuharap beberapa muka baru yang ada dapat memberi dampak positif. Saya belum lama berhenti bermain, dan saya juga bukan seseorang yang baru berusia 20 tahun,” paparnya.


Read More......

Balotelli Murka Pada Orangtuanya

Sejak direkrut Inter Milan pada tahun 2006 silam, perlahan tapi pasti Mario Balotelli menunjukkan sinarnya. Memang, masih panjang jalan bagi pemain berdarah Ghana ini untuk menjadi penghuni tetap skuad inti Nirrazurri. Namun, performa bagus yang ditampilkannya membuat masa depannya sebagai pesepak bola tampak terang benderang.

Kesuksesan yang diraih Balotelli ini mengundang reaksi dari orangtua kandungnya, Thomas dan Rose Barwuah. Pada suatu kesempatan, mereka menuturkan kesedihannya dengan fakta bahwa mereka tidak dapat ambil bagian dalam hidup sang anak. Makin mengharukan, karena foto keduanya dengan mimik sedih sambil membawa foto Balotelli berbaju Inter juga dimuat di media-media massa Italia.

Bagaimana reaksi Balotelli, ternyata ia murka dengan sikap yang ditunjukkan orangtuanya. Menurut Super Mario, pernyataan orangtuanya kepada media banyak diisi kebohongan.

“Saya ingin memberi penjelasan tentang pernyataan yang diajukan oleh Thomas dan Rose Barwuah, orangtua kandungku. Mereka berkata bahwa ada dua orang yang memaksa mereka untuk memberikan anaknya (Baca: Mario Balotelli) agar dapat diadopsi untuk menghindarkan (anak tersebut) dari kemiskinan,” ucap Balotelli seperti dimuat di situs pribadinya.

Ia meneruskan: “Itu semua keliru, sebab tidak ada yang memaksa mereka untuk meninggalkanku di rumah sakit sebagai bayi yang baru lahir dan menghilang selama beberapa tahun. Saya menjadi anak angkat di keluarga Balotelli sejak umur dua tahun dan setiap dua tahun sekali saya harus memperbarui persetujuan tersebut di pengadilan.”

“Mengapa harus demikian? Ini semua karena (Thomas dan Rose) Barwuah, yang gambarnya ada di surat kabar dengan foto diriku berseragam Inter, dan terlihat sedih. Selama 16 tahun saya tidak pernah menerima telpon saat diriku berulang tahun, namun kini mereka mengontakku setelah diriku menjadi pesepakbola Serie A,” geramnya.

Balotelli pun menegaskan kalau kini ia sudah melupakan ikatan darah dengan orangtua kandungnya. “Tidak ada ikatan apa-apa di antara kami, dan di mataku, mereka adalah orang asing,” tandasnya.

Read More......